Postingan

Pekarangan Rumah Disulap Untuk Budidaya Gurami Konsumsi

Gambar
Pengembangan Budidaya Ikan Konsumsi Jika berkunjung ke salah satu daerah di Jawa Barat Bogor misalnya, boleh dikatakan tidak ada yang tidak mengenal ikan gurami. Ikan ini banyak diproduksi untuk memenuhi permintaan yang selalu meningkat. Sebut saja Parung, Sawangan, Gunung Sindur. dan Gampea menjadi daerah sentral produksi gurami. Namun, tetap 53,5 produksi gurami sampai saat ini masih relatif rendah dan belum mencukupi permintaan yang ada. Salah satunya disebabkan oleh sebagian besar produksi masih menggunakan teknik sederhana/tradisional. Karena, pada umumnya pembudidaya menganggap gurami sebagai "tabungan"yang biasanya dipanen untuk memenuhi kebutuhan pada momen-momen tertentu, misalnya hari raya. Dalam memelihara gurami, pakan yang diberikan pun hanya sebatas daun sente dan para pembudidaya belum menerapkan aspek lain yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan seperti lingkungan, padat tebar, pakan, dan kualitas benih. Kondisi itulah yang menimbulkan paham yang

Yang Perlu Jadi Pertimbangan Dalam Membudidayakan Hidroponik, Lingkungan Ideal, Elevasi, Lokasi, Sinar Matahari, Kelembapan, pH

Gambar
Pertimbangan Berkebun Hidroponik Lingkungan Ideal Suhu, kelembaban, pH, hingga sinar matahari, dalam sebuah greenhouse dapat diatur sedemikian rupa dalam sebuah greenhouse yang dilengkapi dengan teknologi mutakhir. Perubahan suhu dan kelembapan yang ditangkap sensor greenhouse langsung diteruskan pada sistem kontrol yang terkomputerisasi. Dalam keadaan terik berlebihan, atap menutup perlahan secara otomatis untuk menjaga kelembaban yang diperlukan tanaman. Begitu pula saat salju datang. Teknologi itu seperti banyak dikembangkan di Belanda. Soal investasi, jangan ditanya. Dengan luasan usaha ekonomis minimal dalam satuan hektar, investasi yang digelontorkan mencapai milyaran. Sejatinya investasi berkebun hidroponik di Indonesia tidak perlu jor-joran seperti di Belanda. Indonesia memiliki iklim dan cuaca lebih bersahabat dibandingkan di negara 4 musim di Eropa. Musim salju bukan kendala di negara tropis. Hanya saja pebisnis skala besar di tanah air tetap perlu mempertimbangkan kesesuaian

Ragam Tanaman Yang Di Budidayakan Secara Hidroponik, Kangkung, Bayam, Selada Keriting Hijau, Lettuce Romaine, Sawi

Gambar
Jenis Tanaman Hidroponik Jenis tanaman nonkayu cocok dibudidayakan dengan teknik hidroponik. Sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman herbal termasuk di dalamnya. Pertimbangan memilih jenis tanaman untuk budidaya hidroponik salah satunya didasarkan pada jenis sistem hidroponik yang dipakai. Sistem hidroponik yang menggunakan kultur air atau media air sepert NFT (Nutrient Film technigue) dan aeroponik lebih tepat untuk menanam tanaman yang tumbuh cepat dan memiliki perakaran yang dangkal. Contohnya lettuce dan bayam. Sedangkan sistem yang aplikasinya memerlukan tambahan media padat seperti ebb and flow alias pasang surut, jenis tanaman dengan sosok lebih besar dan perakaran lebih kuata dapat dipilih. Mentimun, tomat, dan bit misalnya. Ketiganya memerlukan media untuk memegang akar lantaran sosok tanaman dewasanya cukup besar. Sebaliknya, bila pekebun memang sudah mengincar pasar jenis tanaman tertentu makan jenis sistem hidroponik yang dipilih harus diperhitungkan agar cocok untu

Hasil Budidaya Hidroponik di Banding Budidaya Secara Konvensional Menurut Para Ahli

Gambar
Kabar Terbaru Hidroponik Hidroponik bukan hanya masa depan pertanian bagi segelintir negara. Potensinya bagi pengembangan pertanian di masa mendatang jelas sangat besar mengingat peningkatan produksi bahan pangan adalah harga mati yang harus diterima dengan adanya pertumbuhan populasi penduduk dari tahun ke tahun. Peningkatan populasi penduduk berimbas pada peningkatan kebutuhan akan bahan pangan segar. Efeknya semakin kompleks ketika penduduk pedesaan yang menjadi tulang punggung penghasil produk pertanian semikin menipis karena akibat dari urbanisasi. Peralihan lahan pertanian menjadi lahan industri mendesak para pelaku agribisnis perlu mencari siasat untuk memanfaatkan lahan sempit untuk meningkatkan produksi. Terkikisnya lahan pertanian dan tenaga kerja produktif tidak hanya menjadi masalah pada negara yang sedang berkembang. Hal yang sama juga terjadi pada negara maju seperti Belanda dan Jepang. Teknik hidroponik dilaporkan menjawab persoalan tersebut. Mauricio Mathias, konsultan

Kapan Teknik Hidroponik Di Mulai dan Bagaimana Menaman Tanaman Tanpa Tanah ?

Gambar
Di Mana Air Bekerja Sejatinya hidroponik bukan teknik baru. Jauh sebelum daerah berawa Danau Tenochtitlan yang mana sekarang masuk wilayah Meksiko sudah mengembangkan teknik menanam bantu air. Masyarakat nomaden yang hidup sekitar 1325 - 1428 Masehi itu bertahan hidup di daerah minum daratan dengan membangun rakit mengapung untuk bercocok tanam. Rakit dibuat dari jalinan akar dan batang pohon yang kuat. Mereka menyebut rakit tersebut dengan chinampas. Keterbatasan lahan membuat kaum Aztex harus mengeruk tanah di dasar danau untuk dijadikan media tanam yang dihamparkan di atas cihampas. Sisi baiknya, tanah itu kaya bahan organik yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman sayuran, bunga bahkan pohon berkayu. Akar yang tumbuh pun akhirnya menembus dasar rakat dan memperoleh kebutuhan nutrisi tambahan dan air dari danau. Entah sangaja disatukan atau memang secara alami karena ditempatkan saling berdekatan, kumpulan beberapa champas yang mengapung di atas danau mengumpul seperti pulau terapu

Asal Usul dan Perkembangan Hidroponik, Ilmuwan Pengembang Hidroponik, Perkembangan Hidroponik di Indonesia

Gambar
Asal Usul dan Perkembangan Hidroponik Mengenai sejarah munculnya teknik menanam hidroponik, sebenarnya teknik ini sudah dikenal sejak lama, tetapi masih terbatas dalam penelitian ilmiah. Dalam sejumlah literatur, dijelaskan bahwa teknik itu telah dipakai oleh bangsa Babilonia, yang diterapkan pada Taman Gantung Babilonia. Selain Babilonia, bangsa Tiongkok juga menerapkan teknik hidroponik jutaan tahun silam. Penerapannya terdapat pada Taman Terapung. Kemudian, peradaban-peradaban besar kuno lainnya pun menerapkan teknik hidroponik ini, seperti Meksiko, Mesir, dan India. Bila kita cermati fakta tersebut, maka tidak mengherankan jika hidroponik sejatinya sudah ada semenjak zaman lampai, yaknik diperkirakan 2700 tahun yang lalu. Pada masa lampau, di negara-negara tersebut, manusia purba telah menggunakan larutan pupuk organik untuk memupuk semangka, mentimun, dan sayuran lainnya dalam bedengan pasir di tepi sungai. Cara bertanam inipun dikenal dengan sebut river bed cultivation. Hidroponi

Daftar Isi

HIDROPONIK

  1. Peluang Pasar Sayuran Hidroponik Semakin Populer landasan Memilih Usaha yang Menguntungkan
  2. Taman Anggrek dengan Kreasi Kincir Air Yang Unik dan Menarik
  3. Metode-Metode Hidroponik Untuk Merubah Lahan Sempit Jadi Produktif Dengan Bertanam Sayuran Bebas Peptisida
  4. Hidroponik, Pengertian dan Penjelasan Tanaman Hidroponik, Teknik Hidroponik
  5. Hidroponik Sederhana Solusi Bagi Pecinta Tanaman Di Lahan Perkotaan Yang Sempit
  6. Cara Menanam Sayuran Hidroponik, Cara Menanam Sayuran Hidroponik dengan Media Air, Menggunakan Teknik Larutan Statis, Menggunakan Teknik Larutan Air
  7. Tren Hidroponik Sebagai Hobiis dan Peluang usaha membudidayakan Sayuran dan Buah-buahan Segar 
  8. Instalasi Hidroponik dari Botol dan Pipa PVC, Membuat Rangkaian Botol Hidroponik Kreatif, Membuat Penyangga Instalasi
  9. Kata Penghobi dan Pengusaha Hidroponik Sukses | Pasar Modern, salah satu target pemasaran produk sayuran hidroponik
  10. Potensi Pasar Sayuran Hidroponik, Sayuran hidroponik cocok untuk konsumen restoran yang menghendaki rasa "netral"
  11. Kenapa Harus Orang Harus Berkebun Hidroponik? | Lebih Sehat Hidroponik?
  12. Asal Usul dan Perkembangan Hidroponik, Ilmuwan Pengembang Hidroponik, Perkembangan Hidroponik di Indonesia
  13. Kapan Teknik Hidroponik Di Mulai dan Bagaimana Menaman Tanaman Tanpa Tanah ?
  14. Hasil Budidaya Hidroponik di Banding Budidaya Secara Konvensional Menurut Para Ahli 
  15. Ragam Tanaman Yang Di Budidayakan Secara Hidroponik, Kangkung, Bayam, Selada Keriting Hijau, Lettuce Romaine, Sawi
  16. Yang Perlu Jadi Pertimbangan Dalam Membudidayakan Hidroponik, Lingkungan Ideal, Elevasi, Lokasi, Sinar Matahari, Kelembapan, pH
IKAN KONSUMSI