Postingan

Prospek Pengembangan Budidaya Ikan Gabus, Teknologi Pembenihan, Persiapan Induk, Seleksi Induk

Gambar
Teknologi Pembenihan Ikan Gabus Persiapan Media  Media untuk memelihara induk ikan gabus dapat menggunakan empang yang terbuat dari anyaman bilah bambu, yang dipasang di lahan rawa. Dalam empang diberi tanaman encek gondok supaya ikan gabus nyaman dan terlindung dari sinar matahari langsung. Wadah untuk memijahkan ikan gabus dapat berupa waring, yang dibuat kerangka dari kayu, dengan penutup atasnya pasang di lahan rawa. Satu waring memijahkan satu pasang ikan gabus (1 ekor ikan jantan, 1 ekor ikan betina) (Muslim, 2017b). Untuk pendederan larva sampai menjadi benih waring, dengan ukuran 4x6x1 meter, diberi tanaman enceng gondok di luar waring. Waring dipasang dalam kolam/lebung tingkat kesuburan tinggi (banyak plankton).   Persiapan Induk  Induk ikan gabus yang digunakan dapat berasal dari hasil tangkapan dari alam. Induk yang berasal dari alam, terlebih dahulu dijinakan dalam media pemeliharaan induk selama dua bulan. Dalam masa penjinakan, ikan gab...

Peluang Pasar Sayuran Hidroponik Semakin Populer landasan Memilih Usaha yang Menguntungkan

Gambar
Peluang Pasar Sayuran Hidroponik Semakin Populer Supermarket yang tumbuh berkembang di kota-kota masih masih banyak yang butuh akan pasokan sayuran hidroponik, begitu juga dengan cafe, restauran, dan hotel berbintang. Ini seiring dengan tren mengonsumsi sayuran segar, sebab sayuran hidroponik dipercayai lebih enak, renyah dan segar, di samping bebas pestisida. Peluang Pasar Hidroponik 1. Pasar Terbuka . Pasar sayuran ekslusif saat ini belum terkelola sehingga peluang pasarnya masih terbuka lebar. Sayuran ini dibutuhkan oleh swalayan restoran, kafe, dan hotel di kota-kota besar. Mereka merupakan posar potensial yang menyerap sayuran hidroponik. Belum lagi peluang ekspor sayuran hidroponik ke luar negeri. 2. Memenuhi Standar . Pasar swalayan membutuhkan sayuran hidroponik. Bahkan, mereka terus kekurangan dengan semakin meningkatnya akan permintaan. Untuk bisa memasok ke pasar swalayan, sayuran harus memenuhi syarat, diantaranya berukuran seragam, bebas kerusakan, dan ...

Memilih Telur Yang Baik, Menghasilkan Benih Ukuran Kuku, Menetaskan Telur, Memelihara Larva, Panen Kelungking Atau Jempol?, Untuk Atau Rugi

Gambar
Bagi para pemula di budidaya gurami, memulai usaha dapat dilakukan dengan membeli telur. Setelah itu, pembudidaya menetaskan telur dan membesarkannya sampai ukuran kuku (0,5 - 1 g/ekor). Benih ukuran tersebut sudah bisa dijual karena banyak ditunggu oleh konsumen. MEMILIH TELUR YANG BAIK Telur gurami bisa didapatkan dengan membelinya dari pembenih. Namun untuk mengetahui kualitas telur yang baik, pembudidaya harus mengetahui kriterianya. Ciri-ciri telur gurami yang baik antara lain berwarna kuning bening/transparan. Selain itu, telur yang hidup dan sehat biasanya akan berjumlah 100 butir jika diletakkan secara horizontal sepanjang 25 cm. Sementara itu, telur yang rusak memiliki warna kuning. susu dan tidak transparan.Telur yang mati sebaiknya segera dibuang karena akan segera ditumbuhi jamur dan bisa menulari telur lain jika tidak segera dipisahkan. B. WADAH Wadah yang dapat digunakan bisa berupa baskom, potongan drum, akuarium, kolam terpal, kolam tanah, atau kolam ...

Produksi Telur Ikan Gurami Siap Jual

Gambar
Menghasilkan telur merupakan segmen pertama dan utama dalam budidaya gurami. Para pembudidaya melakukan pemijahan induk untuk menghasilkan telur.Telur gurami sudah bisa dijual karena termasuk telur dengan kandungan yolk tinggi sehingga daya hidupnya pun tinggi. Dengan demikian, telur bisa didistribusikan ke berbagai tempat tanpa khawatir mati dalam perjalanan, asalkan penanganannya tepat dan sesuai aturan. ## INDUK Induk merupakan faktor penting karena jika tidak sesuai kriteria, mustahil pemijahan akan berjalan mulus. Setidaknya, para pembudidaya harus mengetahui jenis dan ciri-ciri induk berkualitas untuk dipijahkan. 1. Jenis Jenis gurami yang banyak terdapat di pembudidaya ikan umumnya terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut. a. Blusafir. Warna agak keunguan dengan bentuk tubuh agak kecil dan pendek. b. Angsa/paris/soang. Warna agak cerah dengan bentuk tubuh memanjang. c. Bastar. Warna cerah kecokelatan dengan bentuk tubuh agak lebar dan tinggi. d. ...